Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Dengannya

Gambar
Dengan pena kau bisa mengabadikan tulisanmu Tentang dunia, alam indah ini Dengan kertas kau bisa tumpahkan tinta Semua cerita, tentang kehidupan Dengan hujan kau bisa keluarkan resah yang ada Kau keluarkan dengan bebas Tanpa ada yang melihat, ataupun mengetahui Hanya antara kau dan hujan Pada malam, kau bisa bercerita pada langit Ada banyak bintang yang selalu hadir Bulan yang selalu setia Dan gelap yang membuat sepi Adakalanya kita membutuhkan sepi Untuk menenangkan yang ada Ketika kau terjebak dalam kesepian Apa yang harus ku lakukan ? Renungkanlah Renungkan semua yang terjadi Ketika kau hendak melakukannya Setidaknya kau sudah berfikir ulang

Apakah ?

Gambar
Menerawang jauh menelusuri langit Apakah akan berguna ? Ketika secercah cahaya itu muncul Apakah mungkin kau dapatkan ? Ketika kau abaikan semua itu Dan kau akan buang jauh-jauh Namun seketika akan ada bisikan Bisikan yang begitu halus Bisakah kau mengabaikannya ? Bukan untuk sementara, selamanya Mungkin sampai waktu yang tepat nanti Ketika semua benar-benar terjadi Lantas apakah yang akan terjadi nantinya ?

Hampa

Gambar
Sejenak, aku menjauh Aku tak peduli Bahkan mungkin aku hiraukan Tak pernah lagi kudapati hal itu Aku terus berjalan Berjalan tanpa melihat arah Tak lama telah kusadari Aku tersesat, entah dimana Apakah ini jalan buntu ? Tidak ! Aku yakin akan ada jalan lain Terdiam aku merenung Melihat di setiap sudut bagiannya Gelap, rasa takut, hanya itu Hampa, tidak ada cahaya indah-Mu Aku rindu akan suara indah itu Suara yg tak asing di benakku Suara yg selalu hadir di hati para insan Suara yg memberikan ketenangan Suara yg menentramkan jiwa Namun, mengapa kau tak mencarinya lagi ?

Tentang rasa

Gambar
Tenang Tak ada ombak ataupun badai Hanya ketentraman yg di rasakan sekarang Kau tau ? Itu hanya celotehan semata Hanya ungkapan rasa Ataupun geretakan hati Rasa yg tak tau bagaimana cara menghidupkannya Mewarnainya ataupun meneranginya Karna pada hakikinya hanya kitalah yg bisa Hanya kita yg memahami Karna ini tentang dirimu, hanya kamu yg tau dan dapat merasakannya~

Langit

Gambar
Langit akan selalu sabar menunggu terbitnya matahari Begitu pula menunggu indahnya cahaya bulan pada malam hari Sabar, namun akan mendapatkan indahnya cahaya Aku merindukan cahaya bulan pada waktu itu Indah, dibandingkan setelah atau sebelumnya Apa yg membuatnya berbeda ? Waktu, karna waktu yg berputar tak akan pernah sama Apakah pada saat ini dengan kemarin kita dengan org yg sama ? Dengan bahagia yg sama ? Dengan ketentraman yg sama ? Semua akan berubah, tak akan pernah ada yg sama

94.694.400 detik

Gambar
Sekitar 3 tahun yg lalu 36 bulan 1.096 hari 26.304 jam 1.578.240 menit 94.694.400 detik Saat itu adalah awal mula perjuangan kami. 16 para bidadari dari berbagai suku, desa, kota bahkan pulau. Kami berpegangan tangan, merangkul satu sama lain untuk menimba ilmu di negeri 2 nil ini. Panas. Itu adalah kesan pertama kami ketika keluar pesawat. Hal yg sangat biasa di negara ini jika di katakan 'panas'. Saat itu masih belum percaya jika sudah berada di negara orang. Mungkin aku sendiri, merenungi atau mungkin sedikit menyesali dan bertanya pada hati 'apakah ini pilihan yg tepat ?' Kubuang jauh-jauh pertanyaan itu pada diriku. Dan meyakinkan kembali bahwa ini adalah pilihan kami, pilihan yg tepat. Ketika itu kami di jemput oleh senior kami di sudan. Mungkin ada beberapa dari kami yg sudah mengenal. Dan kami di arahkan ke bus yg akan mengantarkan ke tempat tinggal sementara kami nantinya. Awalnya aku lihat mungkin agak kaget. Bus nya seperti bus umum di jakarta. Mungkin...

Haruskah ?

Gambar
Haruskah aku terus berlari ? Untuk menghilangkan sesak didada Haruskah aku berteriak ? Untuk menghilangkan penat yg ada Kita berbeda Tak ada yg sama Hanya saja sebuah kepercayaan Yg akan terus mengalir dalam raga ini Akan ada sebuah bintang yg akan membuatmu tersenyum

Impian

Gambar
"Nanti kalau kamu masak ajarin aku ya " pinta lathifah asal mozambik. Dia sekamar denganku "Boleeh" "Kamu bisa masak gmna caranya ? Diajarin umi kamu ?" Tanyanya lagi. Kuberfikir sejenak. "Bukan. Aku kalau makan suka berfikir bagaimana cara masaknya. Kalau emg rada susah mungkin aku akan cari di google." Jawabku. Salah satu impianku adalah pandai masak. Tidak di pungkiri oleh setiap wanita di dunia ini, menginginkan hal yg sama. Aku belum terlalu pandai dalam hal memasak. Tetapi mungkin orang2 liat aku suka masak dan langsung menjudge bahwa aku pandai masak. Maaf anda salah besar. Itu adalah salah satu caraku untuk belajar memasak. Tidak jarang itu adalah jenis masakan yg pertama kali aku masak. Dan kalian org pertama yg menyicipinya🙈. Masih teringat jelas ketika masih di pondok dulu, kalau tidak salah ketika aku di kelas 2 MA dan salah satu temanku ada yg sms untuk menanyakan resep tumis kangkung. Jujur saja aku belum pernah membuatnya sebe...

Cahaya

Gambar
Kutatap langit malam ini Kulihat di hadapanku, kosong Tak ada bulan ataupun bintang Kulihat ke kanan, ada beberapa bintang Kulihat ke kiri, ada bulan yg begitu terang Untuk saat ini, haruskah aku berbelok ? Haruskah aku tidak melihat hadapanku ? Haruskah aku melihat ke kanan atau ke kiri ? Berat, semua itu tidak mudah Membelokkan pandangan dari hadapanmu Sulit, tapi kuingin Bisakah aku melihat ke arah yg lain ? Cahaya itu tidak selalu ada di hadapanmu Mungkin akan ada di sekitarmu Haruskah aku kembali ke belakang ? -kursi taman asrama-

Aku

Gambar
Karna hati tak pernah berdusta Tak seperti lisan yg terkadang berbohong Karna hati itu suci Tak seperti lisan yg selalu memutar balikannya Biarkan mata yg mengutarakan Hati yg berbicara Dan perilaku yg melakukan Karna aku, bukan seperti yg lain Aku adalah aku Diriku sendiri Seperti ini adanya Aku tak menginginkan org lain memahami Melainkan lihatlah sedikit sisi lain dari diriku~

Es batu yg entah kemana😀😅

Gambar
Ceritanya hari ini lagi pada puasa dan kebetulan yg lagi di luar asrama aku dan mba ayu. Setelah kuliah, kami ikut kajian mawarits di sekretariat PPI. Selesai kajian aku, mba ayu dan intan bergegas mencari es batu di markaz. Namun sayangnya es batu pun habis. "Mungkin di sebrang ada mba" kataku "Kita ke al-ikhwah aja yuk naik rikhsyah(bajaj)" ajak mba ayu. Kemudian terlihat beberapa org membawa es batu dri sebrang jalan. "Tuh mba di sebrang msh ada "ucapku lagi "Al-ikhwah aja biar kita gausah mecahin es batu lagi" bujuknya "Yaudh ke al-ikhwah aja. Bilang aja mau jalan2" sindirku "Yees" Akhirnya kita mencari rikhsyah dan terjadi tawar menawar. Harga sudah sepakat, waktunya meluncur. Sampai supermarket al-ikhwah kami langsung mengambil 2 bungkus es batu, beberapa air mineral, susu dan lainnya. "Nu cari amjad skrng biar cepet" aku langsung ambil plastik belanjaanku dan keluar mencari amjad. Sengaja kami mencari...

.

Gambar
Harapan itu kini pudar Tak ada yg memudarkannya Hanya saja pudar begitu saja Harapan itu kini hilang Entah kemana perginya Tak ada yg tau Dan tak ada yg ingin tau Aku ingin melihat itu semua Murni, tanpa ada tambahan Ataupun kebohongan Tulus, setulus waktu yg berputar

Tanyaku

Gambar
Terkadang aku suka bertanya Kenapa semua ini harus terjadi kepadaku ? Awalnya kukira ini akan berjalan lurus Tapi nyatanya ? Entah mengapa selalu ada bisikan-bisikan yg tidak jelas Haruskah aku mempercayainya ? Aku ingin menyangkalnya, tapi apalah aku ? Bagai petir yg menyambar Itu yg kurasakan sekarang Ingin aku mengungkapkan semuanya Apakah bisa ? Apakah aku sanggup ? Mungkin akan ku urungkan niatku itu Ingin aku berteriak sekeras mungkin Bagai petir di hari itu Tapi apalah dayaku Hanya orang lemah yg tak bisa melawan Ingin aku bertanya Namun, seketika mulut ini tertutup rapat Sulit mengatakannya Hingga tak tertahankan lagi bendungannya Mengapa kau seperti ini ?

R.I.N.D.U

Gambar
Merindukanmu adalah hal yg paling menyakitkan bagiku Mengapa Allah ciptakan kata "rindu" jika itu hanya membuat sakit ? Aku berfikir sejenak Hidup ini tak ada yg abadi Dunia ini begitu luas Masih banyak orang yg harus kita temui Dan suatu saat yg akan dirindukan Mulai kuputar ulang memoriku Saat pertama kali kita bertemu Mulai kurasakan rasa kagum Mungkin itulah yg dinamakan rasa kasih sayang karna Allah Mulai kuingat kebaikanmu yg diajarkan kepadaku Begitu mulia dan ikhlasnya hatimu Andai saja bisa, aku ingin meminjam hatimu sebentar saja Dan aku teringat akan perjuanganmu untuk kami Kau tidak meminta balas jasa apapun kepada kami Kau tidak menginginkan sesuatu yg lebih dari kami Yg kau inginkan hanya kami belajar yg tekun disini Aku, disini sangat merindukanmu Merindukan kasih sayangmu Merindukan nasihatmu Merindukan mata yg mengajarkan keikhlasan Merindukan hati yg menerima semua ketentuan-Nya Merindukan semua yg ada pada dirimu Hati ini, yg akan se...

Curhat aja sih😅

Ceritanya aku baru masuk kamar. Dan melihat Asiyah(asal Nigeria) dgn muka kesal. Langsung saja aku naik ke atas kasur. Dan tiba2 dia menegur Maryam(asal somal) yg sedang menelfon dengan suara tinggi. Wajar memang, karna dia bukan merupakan anggota kamar kami. Dan kemudian aku bertanya kepada asiyah karna setelah maghrib tdi ketua kamar di kumpulkan karna ada peraturan baru. Jelas saja satu kamar kami menyauti karna peraturan yg kali ini ketat. Ketika kami masih membahas ttg peraturan baru, Maryam menegur kami. Karna ketika dia nelfon Asiyah menegur karna suara dia yg berisik dan Asiyah sedang belajar. Sedangkan ketika dia sedang membaca mudzakirohnya kami yg berisik. Kami sekamar langsung tertawa dan menegur dia. "Ini kamar kami bukan kamar kamu. Aku bisa saja melaporkan ke amid karna kamu sudah membuat ketidaknyamanan kamar kami" kata asiyah selaku ketua kamar. Secara kami sedang membahas peraturan baru asrama loh mbaaaeeee😂😂😂

Ketulusan

Gambar
Senyummu mengartikan sebuah kesucian Hatimu mengartikan sebuah ketulusan Denganmu kumerasakan ketentraman Ketentraman yg sangat tulus Kau bagaikan udara yg memberikan nafas kepada makhluk hidup-Nya Kau bagaikan air mengalir yg menghidupkan tumbuhan Kau memberikan ketenangan Ketenangan cinta yg murni Murni atas dasar keikhlasan Keikhlasan hati yg tulus Darimu, tanpa kau sadari

Apa adanya

Gambar
Bukannya aku tidak mau jaim(jaga image) di depan halayak banyak orang. Akan tetapi aku mau mereka menerimaku apa adanya. Melihatku apa adanya. Bukan hanya sekedar melihat topeng boneka. Bukannya aku tidak mau jaim(jaga image) di depan halayak banyak orang. Akan tetapi aku ingin melihat ketulusan mereka tanpa memandang luar. Melihat hati yg tulus, yg sangat suci itu.  Bukannya aku tidak mau jaim(jaga image) di depan halayak banyak orang. Akan tetapi aku mau mereka menyangiku apa adanya. Bukan ada apanya.  Bukannya aku tidak mau jaim(jaga image) di depan halayak banyak orang. Akan tetapi aku mau mereka melihatku seperti apa adanya diriku. Bukan orang lain.

Hanya harapku

Hanya ingin ku ungkapkan rasa berubah dalam diriku. Bagaimana caranya ? Aku malu, pada ciptaan Allah yg taat pada-Nya. Aku malu kepada setiap hembusan angin yg selalu setia menemani hidup kita. Aku malu pada bulan yg setia pada malam. Aku malu pada matahari yg setia menyinari bumi. Aku malu akan ttg hal ini. Aku ini siapa ? Hanya seorang hamba Allah yg dilumuri dosa. Aku ingin berubah. Seperti mereka. Yg selalu setia akan perintah-Nya. Yg selalu tenang setiap melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu yg bermanfaat.